mediamerahputih.id | SURABAYA — Rumah Tahanan Negara Kelas I atau Rutan Surabaya memperkuat sistem pengamanan melalui peningkatan disiplin pemeriksaan di Pintu Pengamanan Utama (P2U). Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan lingkungan Rutan tetap aman dan kondusif.
Penguatan fungsi pengamanan dilakukan melalui kegiatan konsolidasi jajaran keamanan di Aula Lantai 3 Gedung Utama Rutan Kelas I Surabaya, Selasa (1/9/2026).
Baca juga :
Dua Perempuan Diduga Jadi Pengedar Sabu 20,4 Gram, Saling Kenal di Lapas Medaeng
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Surabaya, Andra Naftali Gustaf Vano, mengumpulkan para Kepala Regu Pengamanan beserta anggota untuk menyamakan langkah dalam pelaksanaan tugas.

Dalam kegiatan tersebut, petugas ditekankan agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak menjalankan tugas sebatas rutinitas. Disiplin pemeriksaan, kepatuhan terhadap prosedur, komunikasi antarpetugas, serta konsistensi pelaksanaan pengamanan menjadi perhatian utama untuk mempersempit potensi gangguan keamanan.
Baca juga :
P2U menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus karena menjadi akses utama keluar-masuk Rutan. Petugas diminta melaksanakan pemeriksaan secara teliti dan sesuai ketentuan guna mencegah masuknya barang atau benda yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Selain penguatan pemeriksaan P2U, jajaran pengamanan juga memperkuat pelaksanaan prosedur Wasrik dan serah terima piket. Melalui peningkatan koordinasi, integritas, dan profesionalitas petugas, Rutan Kelas I Surabaya menegaskan komitmennya menjaga keamanan yang tetap mengedepankan prinsip manusiawi serta menghormati hak asasi manusia. (jis/fdi)






