Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EkbisPeristiwa

Ketersediaan Stok Beras di Surabaya Diklaim Aman, Pemkot Gelontorkan 14 Ton

349
×

Ketersediaan Stok Beras di Surabaya Diklaim Aman, Pemkot Gelontorkan 14 Ton

Sebarkan artikel ini

harga beras melambung

ketersediaan-stok-beras-di-surabaya-aman
Example 468x60
mediamerahputih.id I Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar operasi pasar guna memastikan ketersedian stok beras pada pedagang pasar tercukupi. Sebanyak 14 ton beras pun kembali dialokasikan kepada pedagang di pasar-pasar utama di Kota Surabaya. Di antaranya Pasar Genteng Baru, Pucang Anom, Tambahrejo, Soponyono, dan Wonokromo, Rabu (30/8/2023).

Sebelumnya, pada Sabtu (26/8/2023), Pemkot Surabaya juga menggelar pendistribusian beras medium Bulog kepada pedagang di pasar-pasar utama Kota Surabaya sebanyak 14 ton.

ketersediaan-stok-beras-di-surabaya-aman

Baca juga:

Rencana Tata Ruang Wilayah Surabaya 2023-2043 Ditinjau Ulang, Ada Revisi?

Kegiatan operasi pasar tersebut digelar setiap hari Rabu dan Sabtu. Serta dalam pelaksanaannya, Pemkot Surabaya didukung oleh Bulog untuk menyiapkan kebutuhan beras dalam operasi pasar.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati mengatakan Pemkot Surabaya terus melakukan langkah antisipasi terhadap kenaikan harga komoditas beras dengan pendistribusian beras Bulog kepada pedagang di pasar-pasar utama Kota Surabaya sebanyak 14 ton.

Baca juga:

Lempari Batu Pengunjung Warkop, Bambang Prayitno Terancam 7 Tahun Penjara

“Kami memastikan bahwa stok beras di pedagang tercukupi dengan melakukan kegiatan operasi pasar beras Bulog setiap hari Rabu dan Sabtu,” terang Dewi.

Oleh sebab itu, Dewi berharap agar warga tidak khawatir karena ketersediaan masih sangat cukup. Dengan digelontorkannya beras ke para pedagang, diharpakan tidak ada kenaikan harga terlalu tinggi. Sebab, harga tersebut sudah terinfo ke seluruh pedagang yang dipasok.

“PD Pasar Surya dan pengelola pasar juga akan melakukan monitoring ke stan-stan yang mendapatkan dropping beras operasi pasar,” ujar dia.

Baca juga:

Terjadi 244 Kali Kebakaran di Lahan Terbuka, DPKP Surabaya Masifkan Patroli

Dewi menjelaskan secara umum harga komoditas pangan di Kota Pahlawan terpantau masih dibawah harga rata-rata. Karenanya, Pemkot Surabaya melakukan pengendalian harga dengan memberikan informasi terkait perkembangan harga dari pemantauan harga komoditas di banyak pasar melalui televisi yang dipasang di pasar pasar. Seperti di Pasar Wonokromo, Tambahrejo, Pucang Anom, Genteng Baru, dan Pabean.

Baca juga:

MK Melarang Penggunaan Tempat Ibadah untuk Ajang Kampanye

Menurutnya, dengan memberikan informasi tentang harga bahan pokok setiap hari di pasar, maka warga bisa mengetahui harga wajar yang ada di hari itu dan para pedagang tergerak untuk tidak menjual dengan harga terlalu tinggi.

“Pemasangan running text harga melalui televisi di pasar cukup efektif supaya harga komoditas tidak permainkan oleh pedagang,” tuturnya. (ton)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *