Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Berita TerbaruHukrim

Gandeng BNN dan Polisi Cegah Narkoba Sasar ASN hingga Pelajar

218
×

Gandeng BNN dan Polisi Cegah Narkoba Sasar ASN hingga Pelajar

Sebarkan artikel ini

Data BNNK Surabaya sebut pengguna narkoba kebanyakan usia produktif

gandeng-bnn-cegah-narkoba-sasar-asn-pelajar
Upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tidak hanya menyasar kalangan pelajar dan masyarakat, namun juga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemkot Surabaya I MMP I dok pemkot
mediamerahputih.id I SURABAYA – Pemkot Surabaya terus mencegah peredaran gelap narkoba di lingkupnya. Salah satu langkah konkritnya menggandeng BNN atau Badan Narkotika Nasional dan Kepolisian. Langkah ini dilakukan sebagai upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Upaya P4GN tidak hanya menyasar kalangan pelajar dan masyarakat, namun juga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemkot.

Ketua Tim Kerja Fasilitas Hubungan Antar Lembaga, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Agus Setyoko menegaskan bahwa upaya P4GN di Kota Pahlawan melibatkan berbagai perangkat daerah (PD).

Baca juga:

Sering Gelar Pesta Sabu Ahmad Fauzi Hanya Dihukum 8 Bulan Penjara

“P4GN tidak hanya dilakukan oleh Bakesbangpol, tetapi juga melibatkan berbagai perangkat daerah terkait di lingkup pemerintah kota,” ujar Agus Setyoko dalam acara dialog bersama di Surabaya, Rabu (26/6/2024).

gandeng-bnn-cegah-narkoba-sasar-asn-pelajar
Ilustrasi pelajar Surabaya – Berdasarkan data BNNK Surabaya, kebanyakan pengguna narkoba adalah usia produktif. Namun belakangan ini cenderung menyasar usia lebih muda, terutama pelajar SMP dan SMA I MMP I dok pemkot

Agus menyebut selama ini pemerintah kota aktif mengadakan sosialisasi bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya, Polrestabes Surabaya, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam upaya P4GN. Bahkan sosialisasi P4GN ini juga menyasar ASN di kecamatan dan kelurahan Surabaya.

Baca juga:

2 ASN Dinkes Tulungagung Terciduk Pesta Narkoba Direhabilitasi

“Harapannya, pegawai yang merupakan garda terdepan dapat langsung berkomunikasi dengan RT/RW dan tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi terkait P4GN,”  dia.

Menurut dia, selama ini berbagai perangkat daerah terkait di lingkup pemkot, turut serta dalam sosialisasi P4GN. Misalnya Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya melakukan sosialisasi P4GN dengan sasaran para pelajar SMP.

“Sementara Dinas Perhubungan (Dishub) memasang running text di terminal terkait sosialisasi pencegahan narkoba dan melakukan tes urine kepada sopir saat mudik Hari Raya,” jelas Agus.

Baca juga:
Steven Antoni Ditangkap di Thailand usai Ketemu Gembong Narkoba Freddy Pratama

Namun demikian, pihaknya menekankan pentingnya ketahanan keluarga sebagai benteng pertama melawan narkoba. “Peran keluarga sangat penting untuk mencegah dan mendukung pemulihan pecandu narkoba,” katanya.

Selain itu, Agus mengungkap, bahwa saat ini Pemkot Surabaya telah menyediakan layanan rawat jalan bagi pecandu narkotika. Layanan tersebut bisa diakses masyarakat melalui Puskesmas Jagir dan Puskesmas Manukan Kulon.

“Untuk saat ini ada dua puskesmas yang menyediakan layanan rawat jalan. Mungkin ke depan bertambah dan ada layanan rawat inap,” ungkap Agus.

Baca juga:

Terungkap Antonius Wijaya selama Mendekam di Rutan Medaeng Uang Hasil Bisnis Narkoba Digunakan untuk Biaya Kuliah, Beli Mobil hingga Rumah

Di waktu yang sama, Kepala Sub Bag Umum BNN Kota Surabaya, Agus Khoirul Huda mengungkapkan, meski peredaran narkotika di Surabaya menurun, pengguna baru justru meningkat. “Secara umum prevalensinya menurun, namun jumlah pemakai baru meningkat,” kata Huda.

Baca juga:

Oknum Pengacara-Polisi, Cepu dan Kurir Kompak Bisnis Narkoba

Menurut data BNNK Surabaya, kebanyakan pengguna narkoba adalah usia produktif. Namun belakangan ini cenderung menyasar usia lebih muda, terutama pelajar SMP dan SMA. “Banyak pelajar SMP-SMA yang menyalahgunakan obat-obatan seperti pil koplo, lem, dan obat batuk,” ujar Huda.

Karena itu, pada momen peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2024, Huda menekankan pentingnya masyarakat bergerak bersama melawan narkoba untuk mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar). “Kita harus berani menolak, melawan, dan mengatakan tidak pada narkoba,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar untuk mengawasi dan mencegah peredaran narkoba. “Mari bersama-sama menjaga keluarga dan lingkungan agar terhindar dari narkoba,” pungkasnya. (ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *