Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Berita Terbaru

Aksi Nyata PLATO Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja

391
×

Aksi Nyata PLATO Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja

Sebarkan artikel ini

Merah Putih  | SURABAYA –

Kesehatan reproduksi perempuan sepatutnya dikenalkan sejak dini, agar remaja putri memahami bagaimana menjaga kesehatan reproduksinya sendiri. Inilah yang menjadi fokus PLATO dengan dukungan UNICEF menyelenggarakan Workshop Guru sebagai upaya penguatan program MKM dan Kesehatan Reproduksi melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di Surabaya, Jumat (9/9/2022).

Tentunya UKS merupakan tempat pertama yang akan dituju para peserta didik ketika mengalami keluhan seputar gangguan selama mentruasi, misalnya bocor atau gangguang lain yang berimbas pada kesehatann, seperti pusing, sakit perut atau premenstrual syndrome dan lainnya. Untuk itu fungsinya perlu ditingkatkan lagi.

Dalam sambutannya, Dita Amalia, Direktur PLATO, menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran penting dengan cara mensinergikan program MKM melalui Trias UKS.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru tentang isu MKM, Kesehatan Reproduksi dan pendekatan komunikasi interpersonal untuk menjangkau remaja perempuan di sekolah,” lanjut Dita.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membangun koordinasi untuk mensinergikan Program RCCE (Risk Communication & Community Engagement) dengan program UKS di sekolah masing-masing.

Kegiatan ini menghadirkan Dinas Kesehatan Prov. Jawa Timur dan Pemerhati/Pembina UKS sebagai narasumber dan dihadiri 30 orang guru yang mendampingi program UKS di sekolah, baik dari SMP/MTSn/SMPLB maupun SMA/SMK/MAN/SMALB di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Anisa, SKM M.Kes perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyampaikan, “Kegiatan ini sangat bagus, dan berkaitan dengan kegiatan UKS di sekolah. Dimana kegiatan UKS cukup banyak, salah satunya tentang Kespro atau Kesehatan Reproduksi, khususnya bagi anak didik perempuan,” jelas Kasi Kesehatan dan Gizi Keluarga.

Lanjutnya, MKM sebenarnya merupakan bagian kecil dari program UKS, Anisa lebih lanjut juga menekankan kepada sekolah untuk selalu menjaga kebersihan kamar mandi sekolah. Misalnya apakah kondisinya bersih, airnya mengalir dengan baik atau tidak, dan lainnya. “Sebab ketika kamar mandi kotor dan ada masalah dengan ketersediaan air bersih, ini akan berpengaruh pada kebersihan pribadi anak-anak perempuan,” jelasnya.

Senada dengan Anisa, dalam kesempatan yang sama Agus Irianto dari Tim Pembina UKS Jawa Timur, tampak sangat mendukung acara ini. “Kegiatan seperti ini patut ditindaklanjuti dan diteruskan, karena kebersihan pribadi harus ditanamkan sejak dini. Hendaknya sekolah juga hadir dengan mendukung program ini, meskipun ini hanya bagian kecil dari keseluruhan program kerja UKS,” jelasnya.

Di sesi terakhir, Emeralda Aisha selaku PIC Pogram RCCE UNICEF, memaparkan cara berkomunikasi yang efektif kepada siswa siwa untuk sosialisasi kebersihan pribadi, melalui game-game seru.

Pengenalan MKM ini sebenarnya masih merupakan rangkaian program RCCE (Risk Communication & Community Engagement) yang digaungkan oleh UNICEF bersama PLATO. Kegiatan lain yang belum lama dilaksanakan yakni peningkatan kapasitas kader masyarakat mengenai Komunikasi Antar Pribadi (KAP). Kegiatan yang digelar selama dua hari (7-8 September 2022) ini bertempat di Fave Hotel, Sidoarjo. Kader yang terpilih diharapkan akan menjadi mitra strategis dalam berkontribusi meningkatkan capaian imunisasi, PHBS (Pola Hidup Bersih Sehat) dan pencegahan stunting. (ay)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *