Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Pendidikan

Dindik Jatim Gandeng HGI, Dugaan Kaitan dengan Higgs Domino Jadi Sorotan

12
×

Dindik Jatim Gandeng HGI, Dugaan Kaitan dengan Higgs Domino Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
dindik-jatim-gandeng-hgi-jadi-sorotan
Disebutkan Kerja sama tersebut bermula dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Dindik Jatim dan HGI Research Centre di Shanghai, Tiongkok, pada 11 Juni 2026. Kesepakatan itu disebut bertujuan memperkuat pendidikan vokasi melalui pengembangan talenta digital, kecerdasan buatan, animasi, serta peningkatan hubungan antara sekolah dan dunia industry | MMP | dok
mediamerahputih.id | SURABAYA – Kerja sama Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) dengan Higgs Games Island (HGI) Research Centre dan BOKE Technology terkait pengembangan pendidikan berbasis kecerdasan buatan (AI) mendapat sorotan.

Keraguan muncul setelah adanya informasi mengenai dugaan keterkaitan korporasi antara HGI Research Centre, BOKE Technology, dan entitas yang menaungi platform permainan HGI yang sebelumnya dikenal sebagai Higgs Domino Island (HDI).

Kerja sama tersebut bermula dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Dindik Jatim dan HGI Research Centre di Shanghai, Tiongkok, pada 11 Juni 2026. Kesepakatan itu disebut bertujuan memperkuat pendidikan vokasi melalui pengembangan talenta digital, kecerdasan buatan, animasi, serta peningkatan hubungan antara sekolah dan dunia industri.

Baca juga :

Dua Mahasiswa Pemeras Kadindik Jatim Dituntut 1,5 Tahun

Dalam informasi sebelumnya, HGI Research Centre disebut sebagai bagian dari BOKE Electronics. Namun, muncul pertanyaan publik setelah adanya dugaan hubungan perusahaan tersebut dengan ekosistem HGI yang pernah dikaitkan dengan aplikasi permainan Higgs Domino Island.

dindik-jatim-gandeng-hgi-jadi-sorotan
Isu tersebut menjadi perhatian karena pemerintah sebelumnya pernah melakukan tindakan terhadap aplikasi Higgs Domino Island. Pada 8 Agustus 2023, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan telah melakukan pemutusan akses dan penghapusan aplikasi tersebut dari Google Play Store serta Apple App Store | MMP | dok

Sorotan semakin menguat setelah beredar dokumentasi kunjungan Dindik Jatim ke Shanghai. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai terlihat bersama sejumlah perwakilan HGI. Salah satu dokumentasi juga memperlihatkan Aries mengenakan kaus bergambar ikon Leon yang dikenal sebagai salah satu karakter dalam permainan HGI.

Baca juga :

Hakim Marah Kadindik Jatim Mangkir dalam Sidang Dugaan Pemerasan

Isu tersebut menjadi perhatian karena pemerintah sebelumnya pernah melakukan tindakan terhadap aplikasi Higgs Domino Island. Pada 8 Agustus 2023, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan telah melakukan pemutusan akses dan penghapusan aplikasi tersebut dari Google Play Store serta Apple App Store dalam rangka penanganan konten yang dikategorikan terkait perjudian online.

Setelah penandatanganan LoI, penjajakan kerja sama berlanjut melalui program Game+ Education pada Juli 2026. Program itu dirancang untuk memberikan pelatihan pemanfaatan AI kepada sekitar 5.000 guru SMK di Jawa Timur.

Pada 23 Juli 2026, perwakilan BOKE Technology juga melakukan kunjungan ke sejumlah SMK unggulan bidang animasi di Malang, Singosari, dan Surabaya untuk melihat potensi pengembangan pendidikan berbasis teknologi kreatif.

Baca juga :

Dispendik Surabaya Terapkan TKA 40 Persen di SPMB Jalur Prestasi

Aries Agung Paewai mengatakan kerja sama tersebut sejak awal difokuskan pada peningkatan kompetensi pendidikan vokasi. Menurutnya, kebutuhan utama yang ingin dikembangkan adalah kemampuan guru dan siswa SMK dalam bidang AI, animasi, konten digital, serta teknologi kreatif.

“Dasar utama kami adalah kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi pendidikan guru dan murid SMK Jawa Timur, khususnya pada bidang Artificial Intelligence, animasi, digital content, dan teknologi kreatif,” kata Aries.

Terkait dugaan keterkaitan antara HGI Research Centre dan BOKE Technology dengan Higgs Games Island maupun Higgs Domino Island, Aries mengaku belum mengetahui informasi tersebut. Ia menyebut hal itu akan menjadi bahan evaluasi dan verifikasi lebih lanjut.

“Kami tidak mengetahui, terima kasih atas informasi dan kami memandangnya sebagai masukan untuk melakukan verifikasi dan pendalaman lebih lanjut,” ujarnya.

Baca juga :

Dispendik Blitar Bantah Tuduhan Pembelian Buku Ilegal dari Dana BOS 2025

Aries menegaskan Dindik Jatim akan mengevaluasi kerja sama apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya persoalan afiliasi perusahaan, aspek hukum, maupun hal lain yang bertentangan dengan prinsip pendidikan.

Ia memastikan apabila kerja sama tetap berjalan, ruang lingkupnya hanya akan berkaitan dengan pendidikan, peningkatan kompetensi guru, pengembangan AI, animasi, teknologi kreatif, serta penguatan hubungan antara SMK dan industri.

Selain kerja sama kelembagaan, perhatian publik juga tertuju pada kehadiran Aries dalam Surabaya Domino Tournament 2026 di Grand City Convention Hall Surabaya pada April 2026. Dalam acara yang didukung HGI tersebut, Aries terlihat berada di panggung dan menyerahkan hadiah secara simbolis kepada salah satu peserta.

Aries menjelaskan kehadirannya dalam kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan jabatannya sebagai Kepala Dindik Jatim maupun penugasan pemerintah daerah. Ia menyebut hadir atas undangan pribadi dari panitia.

“Saya diundang panitia yang kebetulan panitia kenal dengan saya, jadi bukan dari sponsor. Saya diundang bukan sebagai Kepala Dinas Pendidikan, tapi atas nama pribadi karena panitianya kenal dengan saya dan kegiatannya malam hari di luar tugas saya sebagai Kepala Dinas,” jelas Aries.

Baca juga :

Jelang Vonis Korupsi Pelabuhan Tanjung Perak, Pegawai Pelindo Padati PN Surabaya

Meski demikian, rangkaian hubungan antara Dindik Jatim dengan pihak HGI memunculkan pertanyaan mengenai batas antara kerja sama pendidikan dan keterlibatan dengan pihak yang memiliki keterkaitan dengan industri permainan digital.

Hingga kini, program pelatihan 5.000 guru tersebut masih dalam tahap penjajakan. Detail mengenai bentuk perjanjian kerja sama, sumber pendanaan, serta struktur hubungan antarperusahaan belum disampaikan secara terbuka.

Aries memastikan Dindik Jatim tidak memberikan ruang bagi aktivitas yang bertentangan dengan dunia pendidikan, termasuk promosi judi online, transaksi chip, maupun pemasaran platform permainan kepada siswa.

Baca juga :

Gerindra Bantah Prabowo Intervensi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

“Tidak ada ruang bagi promosi judi online, transaksi chip, aktivitas perjudian maupun pemasaran platform kepada murid,” tegasnya.

Ia menambahkan, perlindungan terhadap peserta didik menjadi pertimbangan utama sebelum kerja sama dilanjutkan. Apabila ditemukan unsur yang tidak sesuai dengan prinsip pendidikan, Dindik Jatim akan melakukan evaluasi dan dapat menghentikan kerja sama tersebut.(ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *