Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Olahraga

ISOPLUS Marathon 2026 Bawa Dampak Ekonomi Rp41 Miliar untuk Surabaya

32
×

ISOPLUS Marathon 2026 Bawa Dampak Ekonomi Rp41 Miliar untuk Surabaya

Sebarkan artikel ini

11 Ribu Pelari Ramaikan ISOPLUS Marathon 2026, Ekonomi Surabaya Terdongkrak Rp41 Miliar

isoplus-marathon-2026-untuk-surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengklaim ajang olahraga yang diikuti lebih dari 11.000 pelari ini diperkirakan mampu mendorong peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Surabaya hingga mencapai Rp41,42 miliar | MMP | dok pemkot
mediamerahputih.id | SURABAYA — Gelaran ISOPLUS Marathon 2026 yang berlangsung di Kota Surabaya pada Minggu (4/10/2026) disebut memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Ajang olahraga yang diikuti lebih dari 11.000 pelari tersebut diperkirakan mampu mendorong peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Surabaya hingga mencapai Rp41,42 miliar.

Pemerintah Kota Surabaya menilai penyelenggaraan marathon tersebut menjadi salah satu penggerak utama sektor sport tourism, khususnya melalui peningkatan aktivitas ekonomi di bidang perhotelan, kuliner, transportasi, serta sektor pariwisata lainnya.

Baca juga :

Proyek Pokmas Sidoyoso Wetan Disorot, Pekerja Luar Kota hingga Larangan Rekam Klarifikasi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, keberlanjutan pelaksanaan ISOPLUS Marathon menunjukkan posisi Surabaya sebagai salah satu kota tujuan utama penyelenggaraan ajang lari berskala nasional maupun internasional.

“ISOPLUS Marathon kembali digelar di Kota Surabaya. Ini menunjukkan bahwa Surabaya memang menjadi salah satu pilihan utama untuk lari maraton di Indonesia. Pesertanya mencapai lebih dari 11 ribu orang dan dampaknya sangat luar biasa, terutama terhadap peningkatan okupansi hotel dan sektor pariwisata,” ujar Eri.

Baca juga :

Aldi Taher Meriahkan Jalan Sehat Qutubul Amin Sambut HUT RI ke-81

Menurutnya, tingginya jumlah peserta turut memberikan efek berganda terhadap perekonomian kota. Tingkat hunian hotel selama pelaksanaan kegiatan disebut mengalami peningkatan hingga 80–90 persen. Dari jumlah peserta tersebut, sekitar 40 persen berasal dari luar Surabaya, sementara sebagian lainnya merupakan pelari mancanegara dari sejumlah negara seperti Australia, Jepang, Filipina, dan India.

“Okupansi hotel meningkat 80 sampai 90 persen karena banyak peserta berasal dari luar kota. Kehadiran mereka memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi di Surabaya,” katanya.

isoplus-marathon-2026-untuk-surabaya
Tingginya jumlah peserta lari Marathon 2026 turut memberikan efek berganda terhadap perekonomian kota. Tingkat hunian hotel selama pelaksanaan kegiatan disebut mengalami peningkatan hingga 80–90 persen | MMP | dok pemkot

Dampak ekonomi tersebut juga diperkuat melalui kajian analisis input-output yang dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Ekonomi Pembangunan (LPEP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR). Berdasarkan hasil penelitian, ISOPLUS Marathon 2026 menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp74,78 miliar selama tiga hari menjelang hingga pelaksanaan kegiatan.

Baca juga :

Kota Surabaya Anggarkan Rp480 Miliar untuk Masalah Kesehatan

Kepala Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LPEP FEB UNAIR Atik Purmiyati menjelaskan, angka tersebut dihitung berdasarkan data primer dan sekunder yang mencakup berbagai aktivitas belanja peserta selama berada di Surabaya.

“Berdasarkan pengolahan data yang kami lakukan, kegiatan Surabaya ISOPLUS Marathon menciptakan perputaran aktivitas ekonomi sebesar Rp74,78 miliar selama tiga hari. Kontribusinya terhadap PDRB Kota Surabaya diperkirakan mencapai Rp41,42 miliar,” jelas Atik.

Ia menyebutkan, komponen pengeluaran peserta yang menjadi bagian dalam kajian tersebut meliputi kebutuhan akomodasi hotel, konsumsi makanan dan minuman, pembelian oleh-oleh, hingga penggunaan transportasi lokal.

Selain memberikan dampak ekonomi, penyelenggaraan ISOPLUS Marathon juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem olahraga dan pariwisata di Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya bersama WINGS Group dan ISOPLUS sebelumnya turut mendukung pengembangan fasilitas olahraga berupa jalur jogging di kawasan bantaran Sungai Kalimas yang dapat digunakan masyarakat dan wisatawan.

Baca juga :

Parliamentary Threshold 6 Persen Dinilai Bisa Perkuat Sistem Kepartaian Indonesia

Antusiasme masyarakat Surabaya juga terlihat sepanjang jalur perlombaan. Warga memberikan dukungan kepada para pelari melalui berbagai pertunjukan seni tradisional, termasuk Reog Ponorogo, serta kelompok penyemangat (cheering squad) yang hadir di sejumlah titik rute.

Sementara itu, Head of RTD Beverage WINGS Food Joshua Gunawan mengatakan, Surabaya dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi dan bisnis di kawasan Indonesia bagian timur.

“Surabaya memiliki potensi besar sebagai lokasi event marathon berskala nasional dan internasional. Dukungan pemerintah kota serta kerja sama yang baik membuat kegiatan ini dapat terselenggara secara maksimal,” ujar Joshua.

Baca juga :

Manfaat Tomat Ceri untuk Kesehatan dan Cara Tepat Mengonsumsinya

Ia menjelaskan, ISOPLUS Marathon 2026 membawa konsep Complete and Big Experience, yakni memberikan pengalaman menyeluruh bagi peserta sejak tahap persiapan hingga hari perlombaan. Konsep tersebut diwujudkan melalui berbagai edukasi dan pendampingan bagi pelari melalui kanal digital yang melibatkan pelatih profesional serta dokter spesialis nutrisi.

“Pelari tidak hanya membeli tiket dan hadir saat perlombaan, tetapi mendapatkan pendampingan berkelanjutan melalui edukasi serta tips yang telah dikurasi bersama para ahli,” kata Joshua.

Baca juga :

Warning! Sekolah Negeri Surabaya Tak Boleh Lagi Jual Seragam ke Siswa

Wali Kota Eri Cahyadi berharap ISOPLUS Marathon dapat terus berkembang dan menjadi agenda olahraga yang memperkuat citra Surabaya sebagai kota tujuan wisata olahraga.

Menurutnya, marathon tidak hanya berkaitan dengan kompetisi lari, tetapi juga mencerminkan nilai kerja keras, konsistensi, dan semangat pantang menyerah yang menjadi karakter masyarakat Surabaya.(ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *