Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Berita

Dugaan Kebocoran data Dispendukcapil Pemkot Surabaya Pastikan Hoaks

63
×

Dugaan Kebocoran data Dispendukcapil Pemkot Surabaya Pastikan Hoaks

Sebarkan artikel ini
kebocoran-data-dispendukcapil-hoaks
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan bahwa data yang ditampilkan di laman resmi Dispendukcapil merupakan bagian dari langkah penertiban administrasi kependudukan | MMP | dok pemkot
mediamerahputih.id | SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa kabar dugaan kebocoran data pada situs resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang ramai beredar di media sosial adalah tidak benar atau hoaks. Informasi tersebut dipastikan bukan kebocoran data pribadi warga.

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan bahwa data yang ditampilkan di laman resmi Dispendukcapil merupakan bagian dari langkah penertiban administrasi kependudukan yang dilakukan Pemkot Surabaya.

Baca juga :

Dispendukcapil Surabaya Perketat Verifikasi Kartu Keluarga Jelang SPMB Jalur Zonasi

Data tersebut berkaitan dengan warga yang keberadaannya tidak ditemukan saat petugas kelurahan melakukan pendataan secara langsung.

Eddy menyebutkan, data yang dipublikasikan merupakan data tahun 2024 terkait warga yang hingga Juni 2024 masih belum diketahui domisilinya. Petugas kelurahan telah melakukan upaya jemput bola, namun belum berhasil menemukan yang bersangkutan di alamat tercatat.

kebocoran-data-dispendukcapil-hoaks
Pemkot Surabaya mengklaim bahwa verifikasi data kependudukan menjadi hal krusial agar seluruh program intervensi Pemkot Surabaya, baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan, dapat tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh warga yang benar-benar berdomisili di Kota Surabaya | MMP | dok

“Langkah pengumuman melalui website ini bertujuan agar warga yang bersangkutan mengetahui dan segera datang ke kantor kelurahan untuk melakukan klarifikasi terkait keberadaan dan alamat tempat tinggalnya,” ujar Eddy Christijanto, yang diterima redaksi, Sabtu (16/1/2026).

Baca juga :

Tertib Adminduk Warga Jadi Kunci agar Bansos di Surabaya Tepat Sasaran

Menurutnya, verifikasi data kependudukan menjadi hal krusial agar seluruh program intervensi Pemkot Surabaya, baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan, dapat tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh warga yang benar-benar berdomisili di Kota Surabaya.

Akurasi data domisili juga berdampak pada efektivitas pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya. Karena itu, Eddy menegaskan bahwa data yang dipublikasikan telah melalui proses penyamaran pada elemen sensitif untuk menjaga keamanan dan privasi warga.

Baca juga :

Hari Pertama Masuk Sekolah Ratusan Siswa SDN Ujung V Semampir Gagal Upacara Akibat Tergenang

“Data tersebut sengaja kami tampilkan dengan elemen yang disamarkan, baik Nomor Induk Kependudukan maupun nama. Hanya yang bersangkutan yang dapat mengenali datanya. Tujuannya murni untuk klarifikasi dan pembaruan alamat sesuai kondisi de facto di lapangan,” jelasnya.

Dispendukcapil Kota Surabaya memastikan keamanan seluruh data administrasi kependudukan warga tetap terjaga. Masyarakat pun diimbau agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat atau bersifat spekulatif di media sosial.

Baca juga :

Sepekan Beroperasi, Satgas Premanisme Surabaya Kantongi 8 Kasus

Di akhir pernyataannya, Eddy mengingatkan warga Kota Surabaya yang telah berpindah tempat tinggal namun belum melakukan pembaruan alamat untuk segera melapor ke kantor kelurahan setempat.

“Bagi warga yang sudah pindah tempat tinggal tetapi belum melapor, segera lapor ke kelurahan. Petugas akan membantu proses pembaruan alamat agar sesuai dengan domisili saat ini,” pungkasnya.(ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *