Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Berita

Rusunawa Berkonsep Ekonomi Kerakyatan untuk Gakin

463
×

Rusunawa Berkonsep Ekonomi Kerakyatan untuk Gakin

Sebarkan artikel ini

Rusun yang dilengkapi kios

Konsep yang diusung pada rusunawa ini, yaitu ekonomi kerakyatan. terdapat kios Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) itu, untuk menunjang perekonomian calon penghuni Rusunawa Benowo-Pakal, namun rusun ini diperuntujan untuk keluarga miskin/gakin agar ke depannya bisa terlepas dari kemiskinan setelah menempati rusun yang terletak di kawasan Jalan Jawar, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal I MMP I dok.
Konsep yang diusung pada rusunawa ini, yaitu ekonomi kerakyatan. terdapat kios Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) itu, untuk menunjang perekonomian calon penghuni Rusunawa Benowo-Pakal, namun rusun ini diperuntukan bagi keluarga miskin/gakin agar ke depannya bisa terlepas dari kemiskinan setelah menempati rusun yang terletak di kawasan Jalan Jawar, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal tersebut I MMP I dok.

mediamerahputih.id I SURABAYA- Unit rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) dengan konsep baru, di Surabaya telah disiapkan. terletak di kawasan Jalan Jawar, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal. Konsep yang diusung pada rusunawa ini, yaitu ekonomi kerakyatan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, Rusunawa Benowo-Pakal ini berbeda dengan yang dimiliki pemkot sebelumnya.

“Yang baru, ada unit usahanya di lantai satu, ini pertama kalinya. Jadi, sebagai penunjang usaha dan untuk memenuhi kebutuhan penghuni rusun,” jelas Irvan, berdasarkan rilis pemkot Surabaya yang di terima redaksi Senin (13/2/2023).

Perbedaannya terdapat kios Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) itu, untuk menunjang perekonomian calon penghuni Rusunawa Benowo-Pakal. Bukan hanya untuk menunjang perekonomian, dengan adanya kios tersebut, diharapkan calon penghuni Rusunawa Benowo-Pakal ke depannya bisa terlepas dari kemiskinan.

“Jadi kami tidak hanya memikirkan huniannya, tetapi kami juga memikirkan bagaimana penghuninya bisa membuka usaha di lingkungan tersebut. Sehingga  bisa terlepas dari kemiskinan,” sebut Irvan menjelaskan.

Irvan menambahkan, prioritas utama yang akan menempati Rusunawa Benowo-Pakal adalah keluarga miskin (Gakin) yang belum memiliki rumah. Rusunawa Benowo-Pakal, sambung Irvan, hanya sebagai hunian sementara bagi gakin, setelah mereka memiliki penghasilan cukup, maka akan dialihkan ke rumah susun sederhana milik (Rusunami).

Bangunan lima lantai ini tak hanya dilengkapi kios untuk UMKM, akan tetapi juga akan dibentuk koperasi, sebagai penunjang perekonomian calon penghuni Rusunawa Benowo-Pakal.

“Kami prioritaskan gakin di Kecamatan Pakal yang masuk ke sana, jadi ini hanya sebagai transit (tempat sementara). Setelah mereka terlepas dari status gakin, maka sudah bisa memiliki rusunami,” jelasnya.

Irvan menuturkan, kamar yang tersedia di rusunawa ini ada 96 unit. Fasilitas di rusunawa ini juga lengkap, mulai dari ruang baca, ruang serbaguna, tempat penitipan anak, hunian untuk disabilitas, musala, ruang komunal, tempat parkir, serta taman bermain.

“Nggak sampai 100 kamar, karena ada kios usahanya. Biasanya kan di lantai satu rusunawa itu dibuat kamar untuk lansia, tapi yang ini kami buatkan tempat khusus untuk usaha,” tandasnya (kur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *