Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Peristiwa

Keluarga Yutriana mulai Sumringah, Rumahnya Rapuh Nan Memprihatinkan Bakal di Dandan Omah

557
×

Keluarga Yutriana mulai Sumringah, Rumahnya Rapuh Nan Memprihatinkan Bakal di Dandan Omah

Sebarkan artikel ini

Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu)

Lurah Gayungan Pramudita Yustiani meninjau langsung keluarga Yutriana tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni karena kayu-kayu rumahnya sudah terlihat keropos, dan di bagian belakang rumahnya sudah ambruk. Bahkan, di sekeliling rumahnya juga dipenuhi tumpukan sampah dan cenderung tidak sehat I MMP I dok.
Lurah Gayungan Pramudita Yustiani meninjau langsung keluarga Yutriana tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni karena kayu-kayu rumahnya sudah terlihat keropos, dan di bagian belakang rumahnya sudah ambruk. Bahkan, di sekeliling rumahnya juga dipenuhi tumpukan sampah dan cenderung tidak sehat I MMP I dok.

“Saya rayu dia untuk mau direnovasi rumahnya, dan akhirnya beliau bersedia untuk dibangun rumahnya. Jadi, di tahun 2023 ini beliau sudah masuk ke dalam program Dandan Omah yang kami prioritaskan,” terang Lurah Gayungan

mediamerahputih.id I SURABAYA- Keluarga Yutriana yang berada di Jemur Gayungan 1, Kelurahan Gayungan, Kecamatan Gayungan, Surabaya, mulai sumringah. Sebab, sejak beberapa tahun silam pemkot sudah memberikan bantuan kepada keluarga tersebut, baik bantuan sembako, uang, hingga bantuan Dandan Omah atau perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Selama ini, keluarga Yutriana tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni karena kayu-kayu rumahnya sudah terlihat keropos, dan di bagian belakang rumahnya sudah ambruk. Bahkan, di sekeliling rumahnya juga dipenuhi tumpukan sampah dan cenderung tidak sehat.

“Alhamdulillah sejak beberapa tahun lalu saya selalu mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik kelurahan maupun kecamatan dan juga pihak puskesmas. Bantuan itu ada yang berupa sembako, ada juga bantuan uang, dan bahkan anak saya juga pernah dapat bantuan dari pihak puskesmas,” ucap Yutriana di sela-sela mengemasi barang-barang di rumahnya itu, Rabu (22/2/2023).

Ia mengaku semakin bahagia saat Lurah Gayungan Pramudita Yustiani menyampaikan bahwa dalam waktu dekat rumahnya akan segera direnovasi atau dibedah. Sebab, usulan untuk mendapatkan program Dandan Omah itu sudah beberapa tahun lalu, tapi karena ada sedikit kendala akhirnya baru bisa dilakukan tahun ini.

“Kemarinnya (sampah-sampah) sudah dibersihkan, dan sekarang ini saya ambil barang-barang penting saya, karena katanya Bu Lurah sudah mau direnovasi,” katanya.

Oleh karena itu, ia menyampaikan terimakasih banyak kepada Lurah, Camat dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi serta jajaran Pemkot Surabaya yang akan membangun rumahnya itu. Ia mengaku memasrahkan sepenuhnya kepada Pemkot Surabaya terkait dengan bangunan rumah itu.

“Saya tidak neko-neko kok, yang penting rumah saya bisa terbangun,” tuturnya.

Mantan Ketua RT 02 RW 03 Jemur Gayungan Eko Wiyantoko mengaku selama ini keluarga Yutriana sudah banyak dibantu oleh pemerintah. Bahkan, berkali-kali pula keluarga ini juga dibantu oleh warga sekitar.

“Jadi, sudah lama keluarga ini banyak dibantu oleh pemerintah dan warga, bukan baru-baru ini setelah diberitakan oleh media,” tandas Eko saat mendampingi sejumlah dinas turun ke lokasi.

Bantuan itu mulai dari sembako, uang, beras, dan bantuan lainnya. Bahkan, di masa dia masih menjabat Ketua RT, keluarga ini sudah diusulkan untuk menerima program Dandan Omah.

“Namun, karena mungkin antri, akhirnya baru tahun ini sepertinya sudah ada kepastian untuk direnovasi,” katanya.

Sementara itu, Lurah Gayungan Pramudita Yustiani yang terlihat sangat dekat dengan keluarga Yutriana juga memastikan bahwa mulai tahun 2021 dia menjabat Lurah Gayungan, pihaknya sudah berkali-kali memberikan bantuan kepada keluarga Yutriana. Bahkan, lurah-lurah sebelumnya juga berkali-kali memberikan bantuan kepada keluarga tersebut.

“Sudah lama kita perhatikan keluarga ini dan sudah berkali-kali pula kita memberikan bantuan kepada beliau ini. Ada foto-fotonya saat kami berkunjung dan memberikan bantuan kepada keluarga ini,” ujarnya.

Bahkan, sejak awal tahun 2022, ia mengakui mengawal sendiri pengajuan Dandan Omah untuk keluarga Yutriana ini. Sekitar akhir tahun 2022, ada sedikit kendala karena ternyata dia enggan untuk tandatangan pengerjaan Dandan Omah itu, sehingga kala itu sempat tertunda.

“Saya rayu dia untuk mau direnovasi rumahnya, dan akhirnya beliau bersedia untuk dibangun rumahnya. Jadi, di tahun 2023 ini beliau sudah masuk ke dalam program Dandan Omah yang kami prioritaskan,” terang dia.

Sebelum dilakukan Dandan Omah, maka sampah-sampah yang memenuhi bagian dalam rumahnya dan sampah yang ada di sekeliling rumahnya dibersihkan. Ia bersyukur karena Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya sangat sigap membersihkan sampah-sampah yang memenuhi rumah Yutriana.

“Alhamdulillah sekarang sudah lumayan bersih, mungkin kemarinnya sampai 5 truk ya sampahnya itu, dan sekarang sudah lumayan bersih, insyaallah dalam waktu dekat akan segera dibangun,” tegasnya.

Camat Gayungan Agus Tjahyono juga memastikan bahwa rumah Yutriana ini merupakan Dandan Omah prioritas di tahun 2023. Makanya, mulai beberapa hari lalu sudah dibersihkan sampah-sampahnya, dan keluarga ini untuk sementara akan tinggal di rumah dinas Lurah Gayungan.

“Nah, untuk hari ini kita periksa kesehatan Ibu Yutriana, kami dari kecamatan dan kelurahan juga menyerahkan bantuan beras dan juga ada baju yang bisa digunakan oleh keluarga beliau,” pungkasnya. (kur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *