mediamerahputih.id | SURABAYA – Aksi pencurian sepeda motor di kawasan Jalan Sepanjang berakhir dengan tertangkapnya salah satu pelaku oleh warga sekitar. Seorang perempuan bernama NSW diamankan setelah diduga terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di depan sebuah toko parfum. Sementara itu, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Peristiwa tersebut terjadi saat NSW bersama seorang rekannya diduga menyasar sepeda motor yang terparkir di depan toko parfum di Jalan Sepanjang. Gerak-gerik kedua pelaku yang mencurigakan diketahui oleh warga dan pemilik toko yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Baca juga :
Buron 2 Bulan, Pelaku Curanmor Viral Surabaya Akhirnya Tertangkap Saat Pulang Kangen Rumah
Mengetahui adanya dugaan aksi pencurian, korban bersama warga langsung berteriak meminta bantuan. Teriakan tersebut membuat kedua pelaku panik dan berusaha melarikan diri dari lokasi.

Dalam upaya kabur, NSW berhasil dikepung dan diamankan oleh warga. Setelah itu, pelaku diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum. Namun, rekan pelaku yang berperan sebagai pengendara sepeda motor atau joki berhasil meloloskan diri dari kejaran warga.
Baca juga :
Residivis Narkoba Nekat Jadi Perantara Ganja Memburu Upah Rp500 Ribu
Kapolsek Taman, Kompol Bagus Kurniawan membenarkan adanya penangkapan terhadap salah satu terduga pelaku curanmor tersebut. Polisi saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang melarikan diri.
“Tersangka atas nama NSW sudah kami amankan. Sementara satu tersangka lain yang melarikan diri berinisial A dan sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang),” ujar Kompol Bagus Kurniawan.
Baca juga :
Warga Kaget, Unit Rusunawa Atas Namanya Tiba-tiba Dihapus Barang Pribadi Diduga Ikut Raib
Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Taman masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian kendaraan bermotor lainnya.
Polisi juga terus memburu pelaku berinisial A serta mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang pernah menjadi sasaran komplotan tersebut.(fdi)






