mediamerahputih.id | SURABAYA – Tumpukan sampah yang berserakan di kawasan Sidotopo Wetan, Kota Surabaya, masih terlihat kocar-kacir pada Senin (16/02/2026) pagi. Kondisi itu menimbulkan keresahan warga sekaligus memunculkan pertanyaan apakah persoalan tersebut telah masuk jadwal penanganan rutin Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya atau justru luput dari pengawasan.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, sampah tampak menjalar hingga ke akses jalan raya. Selain menimbulkan bau tidak sedap, pemandangan itu juga memperlihatkan indikasi lemahnya pengelolaan rutin di tempat penampungan sementara (TPS) setempat.
Baca juga :
Warga menilai kondisi tersebut bukan disebabkan kegiatan kerja bakti, melainkan penanganan yang terlambat.
Tim mediamerahputih.id berupaya mengonfirmasi mekanisme penataan dan pengangkutan sampah, khususnya di kawasan padat seperti Platuk Donomulyo, kepada Eka Mardijanto.

Namun ia menyatakan sudah dimutasi ke Dinas Koperasi Surabaya. “Siap disampaikan ke teman-teman DLH ya, Mas. Kebetulan saya dimutasi di Dinas Koperasi, mohon doa dan dukungannya,” ujarnya melalui pesan singkat, Senin (16/02).
Baca juga :
Sampah Kursi Tersangkut, Pompa Kalisari Rusak Total Wali Kota Eri: Stop Buang Sampah ke Sungai!
Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Much Rokim terkait pengawasan pengangkutan sampah dan jadwal operasional TPS di wilayah tersebut. Ia hanya memberikan jawaban singkat. “Siap disampaikan, Mas,” tulisnya.
Sementara itu, Lurah Tanah Kali Kedinding, Anggoro Himawan, menegaskan lokasi sampah berserakan bukan berada di wilayah administrasinya.
“Ngapunten, itu masuk wilayah Kelurahan Sidotopo Wetan. Yang masuk wilayah Tanah Kali Kedinding berada di sisi timur Kalitebu,” jelasnya.
Baca juga :
Volume Sampah Meningkat saat Ramadan, Warga Diminta Hindari Penggunaan Plastik
Informasi pada situs resmi DLH menyebut jabatan kepala bidang kebersihan dan pengelolaan sampah saat ini dipegang Kirman Nurmanto.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya memperoleh klarifikasi lanjutan terkait penanganan sampah di Sidotopo Wetan yang dinilai belum tertangani optimal dan berpotensi merusak estetika lingkungan.
Baca juga :
Lagi, Pengelolaan Sampah Kurang Profesional yang Luput Pengawasan DLH
Situasi tersebut menjadi perhatian warga sekitar yang berharap penanganan cepat dilakukan agar lingkungan kembali bersih, sekaligus memastikan sistem pengangkutan sampah berjalan sesuai jadwal dan pengawasan.(jis/fdi)





