Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Berita Terbaru

UNICEF Gandeng PLATO Perkuat Strategi Komunikasi Promosi Kesehatan

380
×

UNICEF Gandeng PLATO Perkuat Strategi Komunikasi Promosi Kesehatan

Sebarkan artikel ini

Merah Putih | SURABAYA – Yayasan PLATO dengan dukungan UNICEF menyelenggarakan kegiatan ToT (Training of Trainer)  Penguatan Strategi Komunikasi melalui Interpersonal Communication (IPC) & Social Behaviour Change (SBC) bagi para multi stakeholder di Jawa Timur. Acara yang digelar selama dua hari ini, berlangsung pada Senin dan Selasa ( 4-5 Juli 2022 ) di Grand Darmo Suite Hotel, Surabaya.

Promosi kesehatan yang didukung UNICEF ini dalam upaya memperkuat kapasitas dan kapabilitas dalam rangka peningkatan capaian imunisasi, PHBS (Pola Hidup Bersih Sehat), pencegahan stunting, dan manajemen kebersihan menstruasi bagi remaja putri.

Peserta dalam kegiatan ini, dari unsur pemerintah, organisasi masyarakat dan akademisi sebagai garda terdepan untuk menyampaikan pesan-pesan pencegahan perilaku beresiko di masyarakat.

Hadir pula tim seksi promosi kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK), Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAIR Unair, Fatayat NU, Aisyiyah, Pramuka, Dewan Kesenian, Himpunan Wanita Disabilitas,  Badan Kerjasama Organisasi Wanita, Koalisi Kependudukan, Lembaga Perlindungan Anak, Ikatan Bidan Indonesia, Pramuka, LSM LPIKIPI, LSM Mahameru dan tim RCCE PLATO.

Dalam pembukaan acara pagi itu Dita Amalia selaku Direktur Yayasan PLATO menyampaikan, “Harapan output dari kegiatan ini para peserta memahami isu dan pesan kunci yang diusung dalam Program RCCE (Risk Communication & Community Engagement), serta dengan bekal teknik komunikasi yang diperoleh dapat menjangkau masyarakat secara luas dan inklusif,” paparnya.

Agar promosi kesehatan tersebut dapat dipahami masayarakat yang heterogen maka dibutuhkan cara berkomunikasi yang baik dan terstruktur. Untuk itu, sederet metode pembelajaran kreatif dan menyenangkan mewarnai serangkaian proses pada setiap sesi ToT ini.

Para peserta terlibat aktif untuk membahas prinsip komunikasi antar pribadi yang meliputi penggunaan nama dalam percakapan, komunikasi non-verbal, pertalian/simpul dan obrolan informal. Teknik membangun suasana ketika menyampaikan pesan kesehatan ke masyarakat dikenalkan melalui permainan-permainan lewat gerakan, cerita dan lagu kepada peserta sehingga pesan yang dibawa bisa masuk ke masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta pun tampak larut dalam keseruan beberapa game yang langsung oleh trainer dari UNICEF Indonesia, Risang Rimbaatmaja.

Dalam upaya pemerataan informasi kesehatan, tentunya cara berkomunikasi menjadi bagian yang sangat penting. Sebab dengan pemahaman yang baik dan ajakan yang menyenangkan tujuan promosi kesehatan akan mudah dilaksanakan.

“Komunikasi interpersonal penting untuk dihadirkan sebagai bagian dari solusi dalam rangka meluruskan miss informasi mengenai isu kesehatan yang berkembang di masyarakat  sehingga  terdapat peningkatan akses layanan kesehatan esensial yang selama ini terhambat akibat pandemi COVID-19” tegas Emeralda Aisha PIC Program RCCE- UNICEF.(*ay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *