Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Pendidikan

Unesa Gelar Kemah Anti Kekerasan Seksual

228
×

Unesa Gelar Kemah Anti Kekerasan Seksual

Sebarkan artikel ini
unesa-gelar-kemah-anti-kekerasan-seksual
Kemah Mahasiswa Anti Kekerasan Seksual ini salah satu langkah strategis Unesa dalam mewujudkan kampus yang bebas kekerasan seksual. Melalui program ini, diharapkan akan lahir generasi mahasiswa yang lebih sadar, peduli, dan berdaya dalam upaya memberantas kekerasan seksual di lingkungan kampus dan masyarakat luas I MMP I dok Unesa
mediamerahputih.id I MOJOKERTO – Dalam upaya memerangi kekerasan seksual yang marak terjadi di lingkungan kampus. Mengetuk hati Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan Kemah Mahasiswa Penggerak Anti Kekerasan Seksual di Hotel New Start di Trawas, Mojokerto. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempercepat pengurangan insiden kekerasan seksual di kampus.

Kemah ini diikuti oleh 33 mahasiswa yang terpilih menjadi kader baru, 13 mentor, dan 4 narasumber. Direktur Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) Unesa, Prof. Mutimmatul Faidah, M.Ag, menekankan pentingnya peran para kader baru sebagai “pejuang kemanusiaan” bagi para korban.

Baca juga:

Mahasiswa UNESA Edukasi Pemanasan Global dengan Kalkulator Karbondioksida

Kasubdit Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual, Iman Pasu Purba, memotivasi peserta untuk menjadi “strong volunteers”. Selain mengapresiasi komitmen penuh pimpinan Unesa dalam menangani kekerasan seksual.

unesa-gelar-kemah-anti-kekerasan-seksual
Kemah Mahasiswa Anti Kekerasan Seksual ini salah satu langkah strategis Unesa dalam mewujudkan kampus yang bebas kekerasan seksual. Melalui program ini, diharapkan akan lahir generasi mahasiswa yang lebih sadar, peduli, dan berdaya dalam upaya memberantas kekerasan seksual di lingkungan kampus dan masyarakat luas I MMP I dok Unesa

Imam Pasu juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai penggerak perubahan. “Mahasiswa Anti Kekerasan Seksual adalah garda terdepan dalam menciptakan kampus yang aman dan bebas kekerasan seksual,” katanya.

Kemah Mahasiswa Anti Kekerasan Seksual ini salah satu langkah strategis Unesa dalam mewujudkan kampus yang bebas kekerasan seksual. Melalui program ini, diharapkan akan lahir generasi mahasiswa yang lebih sadar, peduli, dan berdaya dalam upaya memberantas kekerasan seksual di lingkungan kampus dan masyarakat luas.

Baca juga:

Dosen IPA UNESA Gelar Pelatihan Pembelajaran Interaktif Berbasis Video

Dengan dirajutnya jaringan mahasiswa Anti Kekerasan Seksual diharapkan akan tercipta gerakan mahasiswa yang solid dalam memperjuangkan kampus yang aman dan bebas kekerasan seksual.

Mereka akan menjadi pelopor perubahan, menyebarkan kesadaran, dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan melindungi seluruh mahasiswa dari bahaya kekerasan seksual.

Dalam penyelenggaraan kemah bertema “Building Powerfull Volunteers: Excellent Action for Zero Sexual Violence” ini dikemas dalam berbagai kegiatan, seperti ceramah, diskusi kelompok, permainan, refleksi, dan pertunjukan kelompok.

Baca juga:

Program Satu Rumah Satu Sarjana Dilokasikan senilai Rp138 Miliar

Topik kajian dalam kemah meliputi Pemahaman Kekerasan Seksual dan Aturan Hukum di Indonesia, Pendampingan Korban, Relasi Sehat Bebas Toxic, Personal Branding dan Cerdas Bersosial Media serta Pengabdian untuk Mencegah Kekerasan Seksual.

Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Direktur PPIS dan Kasubdit PPKS, Kepala Sesi Prevensi dan Intervensi, Nanda Audia Vrisaba, S.Psi.,M.Psi, serta Putri Aisyiyah Rachma Dewi, S,Sos., M.Med.Kom. Putri Aisyiyah fokus memperkuat pemahaman kader baru tentang relasi sehat dan penggunaan sosial media yang bijak.

Baca juga:

Eri Cahyadi Serahkan Beasiswa sebanyak 2.700 Mahasiswa

Sebagai tindak lanjut dari kemah ini, Unesa akan membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Anti Kekerasan Seksual. UKM ini diharapkan dapat menjadi wadah efektif untuk melakukan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan mahasiswa.(ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *