Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Berita Terbaru

Sukseskan Gerakan Nasional Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih, Pemkot Surabaya Menerima Piagam Penghargaan dari Kemendagri

262
×

Sukseskan Gerakan Nasional Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih, Pemkot Surabaya Menerima Piagam Penghargaan dari Kemendagri

Sebarkan artikel ini

Merah Putih I SURABAYA- Berkat mensukseskan Gerakan Nasional Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih dalam menyemarakan HUT ke – 77 RI. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima penghargaan sekaligus ucapan terima kasih atas semangat dan soliditas kebersamaan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).

Penghargaan itu pun disambut baik serta ucapan terima kasih dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Senin (5/9/2022).

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, sebelumnya Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memulai pembagian bendera merah putih itu di Gedung Negera Grahadi, pada Minggu (14/8/2022). Saat itu, Mendagri Tito Karnavian menyerahkan bendera merah putih itu secara simbolis kepada perwakilan organisasi keagamaan, kemasyarakatan, organisasi sosial dan organisasi kepemudaan.

Saat penyerahan bendera merah putih, Mendagri Tito Karnavian didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Forkopimda Jawa Timur.

Menurut Eri Cahyadi, Gerakan Nasional Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih yang disupport oleh Kemendagri ini syarat akan makna bagi Surabaya dan warganya. Makna yang dimaksudnya adalah menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan itu harus terus dibumikan di Kota Surabaya.

“Dengan adanya pembagian bendera merah putih ini maka kita dapat mengingat kembali perjuangan dan jasa para pahlawan ketika merebut kemerdekaan, yang tujuannya adalah satu, memberikan kebebasan dan kebahagiaan kepada seluruh warga negara Indonesia,” jelas Wali Kota Eri.

Selain itu, makna yang dapat dipetik dalam pembagian bendera merah putih ini adalah dijadikan pemantik semangat perjuangan untuk meraih kemerdekaan di saat ini dan masa yang akan datang.

Menurutnya, perjuangan meraih kemerdekaan di hari ini bukan lagi melawan musuh ataupun penjajah, akan tetapi merdeka dari kebodohan, kemiskinan, kesulitan pangan, gizi buruk dan sebagainya.

“Artinya, memaknai pembagian bendera merah putih ini juga harus diimbangi dengan semangat gotong royong dan semangat kebersamaan. Sehingga semangat perjuangan ini terus membara sampai kapanpun untuk memberikan kebahagian kepada masyarakat,” tuturnya.

Eri mengingatkan kepada warga Surabaya, pengibaran bendera merah putih ini tidak hanya dilakukan pada tanggal 1 – 31 Agustus saat peringatan HUT RI saja. Akan tetapi, pengibaran bendera merah putih itu juga wajib dilakukan di setiap menjelang peringatan hari besar, seperti Hari Pahlawan pada 10 November dan Hari Pancasila.

Ia pun menegaskan, tujuan pengibaran bendera merah putih di setiap hari peringatan besar itu tujuannya untuk mengingat kembali perjuangan dan jasa para pahlawan yang telah gugur.

“Mengingat perjuangan dan jasa pahlawan itu harus kita lanjutkan, tidak pernah boleh padam, tidak pernah boleh berhenti, karena perjuangan dalam hidup harus terus dinyalakan untuk mencapai sesuatu yang lebih baik lagi ke depannya,” pesan Eri Cahyadi. (ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *