Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Pendidikan

Gandeng YKBS, Mahasiswa FIKOM UC Adakan Pelatihan Public Speaking

513
×

Gandeng YKBS, Mahasiswa FIKOM UC Adakan Pelatihan Public Speaking

Sebarkan artikel ini

Merah Putih | SURABAYA- Pandemi  COVID-19 telah melanda dua tahun ini di  Indonesia. Numun, tidak  melunturkan semangat generasi muda untuk terus melakukan kegiatan bermanfaat.

Seperti halnya dilakukan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis  Media Universitas Ciputra (FIKOM UC) Surabaya mengadakan Pelatihan Public Speaking untuk kaum Minoritas menjadi fokus mereka dalam menyebarkan pengetahuan terhadap sesama.

Bahkan mereka turut menggandeng Yayasan Kasih Bangsa Surabaya (YKBS) untuk merancang pelatihan inspiratif. Diselenggarakan pada  Desember 2021 lalu, kelompok  mahasiswa  FIKOM  UC  yang  terdiri  dari empat anggota  yaitu  Angel Riwong, Yavrina Syafarani,  Ricky Oktaf dan Chansa  Aqilla,  membuat pelatihan  inspiratif  kepada  kaum  minoritas  agar  bersama-sama  menjadi  agen perubahan  di  era global seperti sekarang ini.

Pelatihan ini dihadiri oleh warga perkampungan Lebak Arum yang di dominasi oleh  pelajar SMP  hingga  SMA. Mengusung  tema “Show  Your Skills  in  English” program ini memiliki tujuan untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum menggunakan bahasa inggris.

Tak hanya itu, kelompok Mahasiswa FIKOM UC ini sekaligus menerapkan cara belajar  menarik  di  era  global.  Mengingat  keempatnya  adalah  Mahasiswa  angkatan  2020  yang belum  bisa  merasakan  bagaimana  keseruan  pembelajaran  secara  offline,  dikarenakan  pandemi yang  tak  kunjung  usai.

“Kita  menerapkan  cara  dosen  kami  memberikan  cara  belajar  inspiratif melalui Ice Breaking setiap sebelum  pembelajaran dimulai.  Begitu juga pelatihan  ini, kami memulainya dengan  Ice  Breaking sebentar  untuk  menambah semangat  peserta” ujar  Angel Riwong.

Salah  satu  anggota kelompok  Mahasiswa  FIKOM  UC lainnya Chansa  Aqilla  yang  juga berprofesi sebagai News Anchor di TVRI Jawa Timur ini dipercaya menjadi pemateri karena topik yang diangkat sesuai dengan ranah kemampuannya.

Hal itu juga bermaksud untuk meningkatkan semangat peserta agar bisa berkarya di usia muda. Selama berjalannya acara, Chansa Aqilla juga menegaskan bahwa peserta juga bisa mengikuti jejak karirnya jika ada kemauan yang kuat dari diri sendiri.

“Kita ini masih muda, energi yang kita punya jauh lebih banyak daripada yang sudah berusia. Untuk itu kenapa kita gak mulai dari sekarang aja untuk berkarya? Aku yakin kalian semua sudah di beri rezeki sama Allah untuk berkarya sesuai kemampuan masing-masing. Jangan merasa minder,  mungkin  kelihatannya  aja  yang  sukses  itu  yang  punya  duit,  tapi  untuk  mencapai  titik suskes itu harus di mulai dari nol” terang Chansa Aqilla.

Sinergitas yang terjalin dalam program ini bersama dengan YKBS lebih tepatnya pada divisi Pusat Pengembangan Sosial (PPS) menjadi jembatan kelompok Mahasiswa tersebut melaksanakan pelatihan ini.  Pengurus  YKBS  juga  turut  hadir  dalam  acara  ini  untuk  mengawasi  jalannya  acara.

Romo Paulus hadir untuk  menutup  acara  pelatihan  ini  sekaligus  juga  memberikan  semangat  ekpada peserta untuk mau berusaha meskipun banyak keterbatasan.

“Benar kata kak Chansa, biar sukses itu tidak harus punya duit dulu, tapi bagaimana cara kita memikirkan utnuk mencari duit tersebut. Melalui apa? Kalian lah generasi muda ini yang punya kuasa untuk  berkaya di era global sekarang.” Jelas Romo Paulus.

Ia berharap agar apa yang sudah disampaikan Mahasiswa FIKOM UC bisa menjadi semangat mereka setelah pulang dari pelatihan tersebut.

Selanjutnya  program  ini  menambahkan  wawasan  bahasa  asing  peserta  melalui  Story  Telling. Mahasiswa FIKOM UC juga memberikan tugas kepada mereka agar bisa membuat video kreatif tentang bahan Story Telling nya.

Keseluruhan video tersebut telah diterima Mahasiswa FIKOM UC pada 4 Januari lalu, dan mereka bermaksud memberikan masukan kepada peserta terkait video penugasannya melalui forum yang sudah dibuat sejak awal pelatiha diselenggarakan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *