Scroll untuk baca artikel
Iklan MMI
Iklan MMI
Pendidikan

Ini Skema Baru Beasiswa Pemuda Warga Kota Surabaya untuk SMA Sederajat

1
×

Ini Skema Baru Beasiswa Pemuda Warga Kota Surabaya untuk SMA Sederajat

Sebarkan artikel ini

Dari mekanisme beasiswa menjadi bantuan sosial

skema-baru-beasiswa-pemuda-warga-sma-sederajat
Pemkot Surabaya mengubah mekanisme beasiswa menjadi bantuan sosial (bansos) yang dialokasikan bagi siswa SMA/SMK/MA sederajat di sekolah swasta Bantuan tersebut telah masuk dalam penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 | MMP | dok pemkot
mediamerahputih.id | SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan skema baru program Beasiswa Pemuda Warga Kota Surabaya untuk jenjang SMA sederajat pada Tahun Anggaran 2026. Perubahan kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 80 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemberian Beasiswa kepada Pemuda Warga Kota Surabaya yang sedang menempuh pendidikan menengah atas.

Melalui kebijakan baru ini, Pemkot Surabaya mengubah mekanisme beasiswa menjadi bantuan sosial (bansos) yang dialokasikan bagi siswa SMA/SMK/MA sederajat di sekolah swasta. Bantuan tersebut telah masuk dalam penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Baca juga :

Eri Cahyadi Seragamkan UKT Beasiswa Rp2,5 Juta, Minta BPK Bongkar Ketidakadilan Penerima

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Kota Surabaya, Arief Boediarto, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah perubahan mendasar dalam skema bantuan pendidikan tersebut. Salah satunya adalah peralihan bentuk bantuan dari uang saku menjadi bantuan biaya pendidikan.

“Jika tahun sebelumnya siswa SMA negeri maupun swasta menerima uang saku Rp200 ribu per bulan, maka pada tahun ini bantuan difokuskan untuk siswa SMA swasta sederajat berupa bantuan biaya pendidikan sebesar Rp350 ribu per anak per bulan,” ujar Arief, Minggu (25/1/2026).

Baca juga :

Eri Cahyadi Pangkas Beasiswa Pemuda Tangguh Karena Banyak Anak Pejabat Jadi Penikmat

Arief mengatakan, bantuan sosial sebesar Rp350 ribu tersebut akan disalurkan langsung melalui rekening sekolah. Mekanisme ini dipilih agar bantuan benar-benar digunakan untuk menunjang biaya pendidikan siswa hingga lulus.

skema-baru-beasiswa-pemuda-warga-sma-sederajat
Selain bantuan biaya pendidikan, Pemkot Surabaya juga memberikan fasilitas berupa seragam dan sepatu kepada penerima beasiswa. Khusus bagi siswa di sekolah negeri, bantuan yang diberikan berupa seragam putih abu-abu, seragam pramuka, serta sepatu | MMP | dok pemkot

“Dana bantuan langsung ditransfer ke rekening sekolah, sehingga keberlangsungan pendidikan anak-anak ini lebih terjamin. Dengan skema ini, sekolah tidak diperkenankan lagi memungut iuran lain karena sudah menerima bantuan sosial dari pemerintah,” jelasnya.

Selain bantuan biaya pendidikan, Pemkot Surabaya juga memberikan fasilitas berupa seragam dan sepatu kepada penerima beasiswa. Khusus bagi siswa di sekolah negeri, bantuan yang diberikan berupa seragam putih abu-abu, seragam pramuka, serta sepatu.

Baca juga :

Eri Cahyadi Pastikan beri Bantuan UKT Mahasiswa PTS Keluarga Miskin Desil 1–5

Arief menegaskan, program Beasiswa Pemuda Warga Kota Surabaya diperuntukkan bagi siswa dari keluarga miskin, pra miskin, yatim, piatu, dan yatim piatu. Sasaran utama program ini adalah keluarga prasejahtera yang masuk kategori Desil 1 hingga 5, dengan prioritas pada Desil 1 dan 2.

Menurutnya, perubahan kebijakan tersebut telah disosialisasikan kepada kepala sekolah SMA negeri dan swasta sederajat. Sosialisasi dilakukan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, baik secara daring pada 29 September 2025 maupun secara luring pada 11 November 2025.

Baca juga :

Gerindra Jatim Luruskan Isu Wali Kota Maidi Bukan Kader Partai

Arief berharap, penerapan skema baru beasiswa ini tidak hanya mampu menjaga keberlanjutan pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan IPM sekaligus memperkuat intervensi pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan,” tuturnya.(ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *