Satgas 53 Amankan uang tunai Rp150 juta

Diduga Dagang Kasus, Kejagung Ringkus Kasi Pidsus Kejari Mojokerto


Kasi Pidsus Kejari Mojokerto, Ivan Kusumayuda | ist

MerahPutih | MOJOKERTO - Terkuak adanya indikasi penyimpangan dagang kasus di internal Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto menuai tanda tanya publik.

Teka-teki itu mulai terungkap yakni Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan telah mengamankan Kasi Pidsus Kejari Mojokerto, Ivan Kusumayuda dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT), Senin (11/10/2021) siang dilakukan Satgas 53 Kejagung.

OTT tersebut berdasarkan adanya laporan masyarakat atas dugaan penyalahgunaan wewenang. Hal itu dibenarkan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Selasa (12/10/2021).

Dari informasi internal saat OTT di Kejari Mojokerto Satgas 53 saat itu langsung naik ke lantai dua sekitar pukul 11.00 WIB dan kemudian melakukan penggeledahan di ruang kerja Kasi Pidsus Kejari Mojokerto, Ivan Kusumayuda. Dari penggeledahan itu, Satgas 53 mengamankan setumpuk uang yang disimpan di laci meja kerja Ivan Kusumayuda.

“Satgas amankan uang tunai Rp150 juta,” ujar sumber internal.

Diduga uang tersebut berasal dari seorang kepala desa di Jatirejo. Setelah mendapat barang bukti uang tunai itu, Satgas 53 langsung membawa Iwan Kusumayuda ke Jakarta.

Tak berhenti di situ Satgas 53 juga memeriksa sejumlah saksi yang diduga menjadi ‘sapi perah’ Ivan Kusumayuda untuk dimintai keteranganya. Mereka yang diperiksa itu yakni Kades Cinandang, Dawarblandong.

Dari info yang digalih Kades Agus Siswahyudi sempat terseret kasus normalisasi waduk di kampungnya. Kasus ini menyuarak karena adanya aktivitas penjualan tanah hasil pengerukan waduk.

Selain Kades Agus Siswahyudi, Satgas 53 turut meminta keterangan Camat Dawarblandong, Norman Handito dan Sekretaris DPRD Kabupaten Mardiasih di kantor Inspektorat Pemkab Mojokerto. Satgas 53 juga telah memeriksa Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto, Ketua Pokja LPSE Sampirno dan Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten, dr. Langit Kresna Janitra.

Diketahui Kasi Pidsus, Ivan Kusuma Yuda bertugas di Kejari Kabupaten Mojokerto sejak April 2021 lalu menggantikan Rahmat Hidayat yang meninggal dunia akibat positif Covid-19.

Beberapa perkara yang ditangani mantan Kasi Intel Kejari Sampang itu yang menyita publik yaitu kasus korupsi proyek irigasi air tanah atau sumur dangkal dengan pagu anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2016 senilai Rp 4,18 miliar. (net)