KKN Bela Negara UPN Veteran Jatim

Melirik Wisata Lokal di Gunung Gedangan dari Makam Mbah Derpo Hingga Keboan


Mahasiswa KKN UPN Jatim, berinisiatif menjadikan makam Mbah Derpo sebagai destinasi wisata religi | MMP | dok.

Merah Putih | MOJOKERTO - Penggalian potensi wisata di Kecamatan Magersari khususnya di wilayah Kelurahan Gunung Gedangan menjadi program kerja kelompok 1 KKN UPN ”Veteran” Jawa Timur.

Hal ini bertujuan untuk mengembangkan potensi yang ada di area tersebut. Melalui observasi di enam lingkungan, beberapa potensi yang akan menjadi fokus kelompok 1 KKN UPN “Veteran” Jawa Timur adalah Makam Mbah Derpo dan rencana Kampung Wisata Keboan.

“Memang sejauh ini di Kelurahan Gunung Gedangan belum ada wisatanya yang bisa dijual,” tutur Wahyudi, Sekretaris Kelurahan Gunung Gedangan.

Makam Mbah Derpo yang terletak di Lingkungan Kedungsari merupakan salah satu makam tokoh yang dituakan dan dipercaya warga sekitar sebagai pendiri desa. Selain itu, setiap tahunnya di sana akan digelar kegiatan Ruwat Desa yang diikuti oleh seluruh warga dan membawa nasi tumpeng serta beragama makanana khas lainnya di Makam Mbah Derpo.

Hal inilah yang membuat kelompok 1 berinisiatif menjadikan makam Mbah Derpo sebagai destinasi wisata religi. Dengan bimbingan dari Dosen pembimbing Erwan Adi Saputro, PhD, kelompok 1 yang beranggotakan 30 orang ini membuat papan nama identitas makam dan juga denah makam di Lingkungan Kedungsari.

”Harapannya hal ini bisa menjadi informasi bagi wisatawan yang datang dan berniat untuk ziarah di Makam Mbah Derpo,” ujar Sunar Hariadi ketua RW 09.

Sementara itu, potensi wisata yang juga dikembangkan oleh Kelompok 1 yakni kampung wisata lingkungan Keboan. Selain karena lokasinya yang strategis memiliki akses langsung dari bypass. Di sana juga ditemukan beragam potensi untuk dijadikan paket wisata mulai dari batik Sekar Arum dengan beragam corak nya yang sudah dipatenkan menjadi batik Khas Kota Mojokerto, juga terdapat Kelompok Wanita Tani yang bisa menjadi destinasi edukasi eko wisata bagi wisatawan.

Dengan berkonsultasi kepada dosen program studi pariwisata UPN ”Veteran” Jawa Timur, program kerja yang dirancang akan menjadi rencana jangka panjang untuk mengembangangkan, mengevaluasi, dan mengontrol secara berkala bagaimana aplikasi ilmu yang diberikan. Keterlibatan tokoh masyarakat dan peran yang terdapat di RW 08 ini menjadi faktor terpenting untuk mengembangkan kampung wisata.

”Semoga ini jadi awal yang baik untuk Lingkungan Keboan, untuk memajukan sumber daya manusianya dan juga bisa jadi tambahan bagi desa untuk kedepannya,” tutur Menik, Ketua RW yang juga merangkap menjadi Kelompok Wanita Tani di Lingkungan Keboan ini.

Tidak berhenti di situ, salah satu hasil survey yang didapatkan oleh kelompok 1 adalah tingkat melek teknologi yang masih relatif rendah, hal ini dibuktikan dengan mayoritas pengusaha atau IKM yang ada di sana belum menggunakan media online untuk berjualan, karena hal itu divisi ekonomi kreatif melaksanakan program kerja webinar dengan tema ”Strategi Jual Beli Online Secara Efektif Pada Era Pandemi”.

Erwan Adi Saputro, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di Kota Mojokerto berharap apa yang menjadi program kerja mahasiswa bisa memberikan manfaat bagaimana cara untuk berjualan online dan bisa diterapkan oleh warga Gunung Gedangan. Pada acara penutupan KKN Lurah Gunung Gedangan, Andika Dewantara, memberikan apresiasi program kerja yang diberikan oleh Kelompok 1, menurutnya keberadaan mahasiwa KKN banyak memberikan nilai baru dan edukasi kepada masyarakat Kelurahan Gunung Gedangan.

”Selain dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, edukasi budidaya ikan dalam ember, pembuatan handsanitizer dari daun sirih, edukasi COVID-19 kepada masyarakat melalui lomba menggambar dan mewarnai, sampai pemanfaatan kangkung untuk diolah menjadi kerupuk yang sudah dilakukan mahasiswa KKN di sini, bisa jadi tambahan nilai sumber daya manusia dan sangat bermanfaat untuk kedepannya,”pungkasnya.(MP7)