Proyek pembangunan jalan Tol

Tak kunjung Rampung Pembangunan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo Dipertanyakan


Proyek pembangunan jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo I dok dir PU

mediamerahputih.id I JAKARTA- Proyek pembangunan jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo dipertanyakan kalangan anggota DPR RI. Sebab, progress pembangunan tol tersebut sebagai penunjang akses masyarakat menuju ke Bandara Internasional Yogyakarta.

Pelaksana proyek yakni PT Adhi Karya (Persero) merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menerima PMN Tunai tahun 2022 sebesar Rp1,976 triliun dan akan diikuti dengan pelaksanaan Right Issue Publik dengan nilai Rp1,898 triliun.

PMN tersebut dipaparkan oleh Direktur Utama PT Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson akan digunakan untuk proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan SPAM Karian.

Mendalami PMN dan rencana aksi korporasi tahun 2022 PT Adhi Karya, Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mempertanyakan kapan proyek pembangunan jalan tol tersebut rampung.

Herman menilai pembangunan tol di daerah tersebut penting untuk menunjang akses masyarakat utamanya menuju ke Bandara Internasional Yogyakarta.

"Untuk pembangunan Jalan Tol Bawen-Solo-Yogyakarta kapan pak selesainya? Selama itu belum selesai sepertinya lewat darat lebih enak daripada kalau dari Jogja ke Kulonprogo harus menempuh jarak waktu antara satu sampai dua jam," kata Herman Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI dengan Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk terkait pendalaman PMN Tunai Tahun 2022 dan rencana aksi korporasi tahun 2022, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (9/11/2022).

Legislator Dapil Jawa Barat VIII tersebut mengatakan, pembangunan jalan tersebut harus disosialisasikan kepada masyarakat. Menurutnya masyarakat luas tidak mengetahui bahwa sedang dibangun tol untuk aksesibilitas ke Kulon Progo, bisa berimbas pada Angkasa Pura I akan merugi terus.

“Karena di situ penumpangnya semakin berkurang dan mereka lebih mengakses ke Solo atau ke Semarang yang jalannya mungkin lebih gampang," ucapnya.

Anggota Komisi VI lainnya, Rudi Hartono Bangun menyatakan pembangunan proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo dan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen perlu untuk menunjang aksesibilitas menuju ke Bandara Internasional Yogyakarta. Sebab, selama ini jalan menuju Bandara tersebut masih menggunakan jalan nasional.

"Jalan tol itu memang diperlukan pak dari bandara itu menuju ke Yogya, karena jalannya pakai jalan nasional ya pak ya, karena saya melihat begini pak kalau itu tidak dipercepat maka para pendatang, turis, pekerja yang ingin meeting dua jam pak sampai dua jam setengah hanya dari bandara ke kota Jogja," ungkapnya

Untuk itu, ia mempertanyakan kapan pembangunan tersebut rampung sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. "Kalau tol Jogja itu posisi sekarang ini kapan selesainya? dan hingga selesai itu apa hanya dengan biaya PMN dan Right Issue ini sudah mencukupi?" ujar Politisi Fraksi Partai NasDem ini. (bia/aha)