Rakernis Propam, Program 'PRESISI' Tak Diindahkan

Bukannya Memberantas, Oknum Perwira Polisi Diduga Malah Pesta Sabu


Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Jhonny Eddison Isir saat diwawancarai wartawan terkait penangkapan oknum jajaran Polrestabes Surabaya yang pesta 'barang haram' di Mapolrestabes Surabaya, Jumat, (30/4), malam. |MMP/dok

Merah Putih | SURABAYA - Kabar tak sedap kembali menerpa institusi Kepolisian. Beredar informasi pada sejumlah media di Surabaya, Divisi Propam Mabes Polri telah melakukan penangkapan terhadap oknum perwira menengah dan dua perwira pertama di jajaran Satresnakroba Polrestabes Surabaya.

Dugaan penangkapan itu dilakukan atas kasus penyalahgunaan wewenang dan penyalahgunaan narkotika.

Dari informasi yang dihimpun sumber internal kepolisian mengungkapkan Paminal sebelumnya telah mencium gerak-gerik bakal ada penangkapan terhadap tersangka narkoba di Hotel kawasan Surabaya selatan.

Namun, dilepas dan diduga adanya deal setelah sepakat mereka melakukan pesta narkoba bersama. Lalu petugas Pengamanan Internal (Paminal) Mabes seketika menggrebek mereka.

Dari penggrebekan itu, petugas Paminal Mabes Polri mengamankan oknum perwira menengah dan dua perwira pertama di jajaran Satresnakroba bersama anggotanya.

Kepala Polrestabes Surabaya, Kombespol Jhonny Eddison Isir membenarkan ada penangkapan oleh Divpropam Mabes Polri terhadap sejumlah anggotanya, namun belum bisa memastikan apakah ada oknum perwira yang terlibat.

"Kami masih belum dapat informasi yang utuh," jelas singkat saat dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan.

Sementara, dari sumber lingkungan Polri mengungkapkan, ada pengamanan langsung di pimpin perwira tinggi berpangkat bintang Brigjen. Mereka sudah diamankan dan dalam penyelidikan internal di Jakarta.

"Iya pengamanan itu langsung dari atasan saat ini dalam penyelidikan internal di Mabes," ungkap sumber Div Paminal yang enggan disebutkan namanya, Jum'at (30/4/2021) malam.

Sebelumnya, Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Jum'at (30/4/2021) siang mengaku kecolongan atas perbuatan oknum nakal tersebut. Bahkan, Memo harus memenuhi kesaksian dalam pemeriksaan oknum nakal itu ke Jakarta untuk diperiksa sebagai saksi.

Memo menjelaskan dirinya hanya menjadi saksi dalam kasus penyalahgunaan narkoba yang diduga melibatkan anak buahnya.

Ia memastikan bahwa tes urine yang dilakukan terhadapnya negatif. Bahkan, dia terkejut atas kecolongan dengan perilaku anggotanya yang tidak taat aturan.

Diketahui, beredar kabar sejumlah anggota Polrestabes Surabaya itu, ditangkap jajaran Divisi Propam Mabes Polri saat sedang berpesta narkoba jenis sabu-sabu di sebuah hotel di Surabaya pada Jumat dini hari.

Saat ini sejumlah anggota Polrestabes Surabaya yang ditangkap itu telah dibawa ke Markas Divisi Propam Polri di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Kasus ini bukan pertama kalinya terjadi di Surabaya. Dugaan kasus keterlibatan anggota Polrestabes Surabaya terkait kasus narkoba sebelumnya juga pernah diungkap Divisi Propam Mabes Polri pada awal Maret 2021 lalu.

Kasus itu terjadi diindikasi sejumlah oknum anggota Polrestabes Surabaya yang diduga menjadi beking  peredaran narkotika ditangkap Divisi Propam Mabes Polri.(net/red)