Terbitkan Perwali di luar Tahun Anggaran

Segera Lunasi Pembayaran, Jembatan Joyoboyo Akan Dioperasikan


Kondisi jembatan Joyoboyo yang tersambung dengan terminal Trimoda Joyoboyo|mmp/dok

Merah Putih | SURABAYA - Jembatan Joyoboyo yang memiliki panjang 150 meter, dengan lebar 17 meter, dengan tinggi pilon 20 meter itu, akan segera beroperasi. Setelah, pemkot Surabaya melunasi pembayaran proyek jembatan itu.

"Insya Allah tanggal 28 April ini, kemungkinan bersamaan dengan peresmian PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Semoga jadwalnya tidak berubah lagi," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya Erna Purnawati Kota Surabaya, Rabu (21/4/2021).

Erna mengaku, bahwa ada beberapa proyek yang memang belum bisa diselesaikan pembayarannya sampai 100 persen, karena adanya refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19.

Sehingga terbitlah Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur pembayaran di luar tahun anggaran. Dengan adanya Perwali ini, maka beberapa pembayaran yang harus dilakukan oleh Pemkot Surabaya bisa segera diselesaikan, termasuk pembayaran untuk Jembatan Joyoboyo ini.

Apalagi, khusus Jembatan Joyoboyo ini sudah selesai diaudit oleh inspektorat, sehingga bisa segera dilakukan pembayaran. Beberapa proyek yang belum diselesaikan pembayarannya itu adalah Jembatan Joyoboyo, akses menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), dan beberapa pedestrian.

Nah, setelah dilakukan pembayaran, baru setelah itu direncanakan peresmiannya. Erna merencanakan peresmian itu dalam waktu dekat, namun keputusannya tetap ada di Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

“Karena ini kejadian pertama kali dan di luar prediksi, karena adanya pandemi, maka harus ada landasan untuk melakukan pembayaran di luar tahun anggaran, sehingga keluarlah Perwali hari ini," jelas Erna yang malang melintang dinas DPUBMP ini.(ton)