Anies Dimaki Nan Dipuji?

Top Pergelaran Formula E Sukseskan Citra Positif Indonesia


Presiden Joko Widodo menyerahkan piala pada pemenang Ajang balap mobil listrik dunia Formula E Jakarta yang digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/6) I ist.

Merah Putih I JAKARTA - Ajang balap mobil listrik dunia Formula E Jakarta yang digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/6), berjalan sukses. Bahkan gelaran internasional ini turut disiarkan langsung lebih dari 150 negara di dunia.

Tentu ini membawa citra positif bagi Indonesia di kancah internasional, namun, kesuksesan Formula E Jakarta ini menjadi pembuktian bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjawab kritik yang tertuju kepadanya selama ini atas keraguan dalam penyelenggaran ajang Formula E.

Pujian datang untuk Anies terlontar langsung Chief Championship Officer dan Co-Founder Formula E Alberto Longo. Longo memuji sampai kehabisan kata-kata untuk Anies yang berhasil menyelenggarakan Formula E yang dinilainya fantastis tersebut.

Bahkan Longo membuka peluang bagi Jakarta untuk menggelar lagi balapan mobil listrik tersebut pada musim berikutnya.

Ia optimis akan lebih banyak penonton karena ternyata, balapan kemarin disiarkan langsung di lebih dari 150 negara di dunia.

“Ini gelaran Formula E yang luar biasa. Lebih dari 60.000 orang (di sirkuit) plus jutaan orang lebih menonton dari rumah lebih dari 150 negara di dunia, bersenang-senang dengan balapan yang fantastis ini," takjub Longo sambil mengunggah foto bersama Anies.

Menurut Longo kesuksesan ajang Formula E Jakarta tak lepas karena kinerja panitia dan kepemimpinan Anies Baswedan yang luar biasa.

"Semua ini dimungkinkan karena tim yang luar biasa, kepemimpinan Anies Baswedan yang luar biasa, dan salah satu penonton terbaik dunia," imbuh tulis Longo.

Bagi Longo, orang Indonesia adalah penggemar sejati Formula E, ia berterima kasih banyak atas semangat Indonesia yang membuatnya bangga merasa seperti di rumah sendiri.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat pujian langsung dari Chief Championship Officer dan Co-Founder Formula E Alberto Longo. Longo memuji sampai kehabisan kata-kata untuk Anies yang berhasil menyelenggarakan Formula E yang dinilainya fantastis di ajang Formula E di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di Ancol, Jakarta Utara I dok.

“Saya akan menunggu untuk kembali tahun depan di bulan Juni. Terima kasih Pak Gubernur, terima kasih Jakarta dan terima kasih Indonesia," ucap Longo menambahkan.

Longo berharap akan ada lebih dari 30 juta orang yang menonton balapan ini (Sabtu kemarin). Dan tahun depan, akan ada lagi.

Dari dokumen Pemprov DKI Jakarta yang terbit, total pembayaran "commitment fee" yang sudah dilakukan adalah sebesar Rp 560 miliar bagi tiga musim tersisa (2022-2024). Ini berarti penyelenggaraan Formula E di tahun 2023-2024 masih bisa terlaksana di Jakarta.

Di sisi lain, Gunung Kartiko, Vice Managing Director Formula E Jakarta mengatakan pelaksanaan Formula E tahun depan baru sebatas rencana. Namun, panitia siap memasang lagi infrastruktur tersebut.

Sementara Ketua DPR Puan Maharani memenuhi undangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan guna menyaksikan pergelaran Formula E. Dengan didampingi oleh Anggota DPR RI dapil DKI Jakarta III Charles Honoris, Puan berharap ajang balap mobil listrik dunia itu akan meningkatkan citra positif Indonesia.

“Diundang Pak Gubernur nonton balapan formula E dan saya cukup merasa senang, karena balapan Formula E membawa hiburan bagi rakyat Indonesia,” tutur Puan melalui keterangan tertulisnya usai menyaksikan Formula E di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/6/2022).

Puan mengaku menyaksikan bersama Presiden Joko Widodo, Gubernur DKI Anies Baswedan, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee/ OC) Formula E Jakarta Ahmad Sahroni dan Chief Championship Officer dan Co-Founder Formula E Alberto Longo.

Turut hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Puan berharap kemeriahan Jakarta E-Prix 2022 dapat mencerminkan nama baik Indonesia, tidak hanya di mata balap internasional, namun juga di mata seluruh dunia.

  "Alhamdulillah acaranya berlangsung lancar," ucap Puan.

 Sukses dibalik kritikan

Seperti yang kita ketahui, beberapa waktu yang lalu Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha sempat mendatangi dan mengkritik lokasi gelaran Formula E. Dalam video yang diunggahnya itu, Sontak Giring mengaku menemui barisan kambing sempat terpelosot karena kondisi tektur tanah di sekitar lokasi masih berlumpur. 

Video kritikan itu ia unggah 5 Januari 2022 lalu. Mantan vokalis band Nidji ini juga mempertanyakan akan kesiapan balapan Formula E yang akan digelar setelah itu. Ia merasa karena waktu yang mepet dan lokasi yang dinilainya tidak layak untuk digunakan event di lokasi balapan. 

 "Gua nggak habis pikir ya, uang warga Jakarta dihambur-hamburkan begini. Terus proyek ambisius buat nyapres ini semoga tidak merugikan uang pajak... eh ya Allah, ya Allah, ya.... Ya Allah, kaki gua masuk lagi," sindir Giring saat melakukan sidak kala itu. 

Tak ayal di tengah suksesnya penyelenggaraan event Formula E Jakarta, Giring Ganesha menjadi perbincangan hangat netizen. Netizen mempertanyakan keberadaan Giring pada bulan Januari lalu mengkritisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pembangunan Sirkuit Formula E yang berlokasi di Ancol, Jakarta Utara.

"Ring, lu di mana pas Formula E?" Tanya netizen Ibrahim di kolom komentar Instagram @giring, Minggu (5/6).

Sejumlah netizen lainnya turut mempertanyakan keberadaan Giring saat sirkuit Formula E berlangsung. Netizen Andi Muhammad mempertanyakan Giring di mana berada dan mengapa tidak berani menunjukkan batang hidungnya.

 "Formula E sukses boss, gimana ini," sahut netizen Rikke.

Sebagai informasi Formula E bisa dilaksanakan Sabtu, 4 Juni 2022. Pembangunan sirkuit ini dikebut dan bahkan pembangunan Jakarta International E-Prix Circuit ini diklaim menjadi yang paling cepat di dunia. 

Sirkuit yang terletak di kawasan Ancol Jakarta Utara tersebut dibangun dalam kurun waktu 54 hari dengan mempekerjakan 800 orang. Meski pengerjaannya dikebut, Namun pembangunan JIEC ini dikatakan telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Federation Internationale de l'Automobile. (red/viv)